10 Nasehat Sebelum Ramadhan

3616

Oleh: Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail (Dewan pembina ponpes HK & Ketua IKADI ) :

Sekarang sudah hampir memasuki bulan Ramadhan. Maka biasakanlah beberapa perkara ini untuk menghadapi Bulan Ampunan.

Pertama, sudahilah/perbaikilah segala macam bentuk permusuhan, kedengkian dengan sesama manusia. Karena permusuhan itu penghalang diampuninya dosa. Nabi Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda:

فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai,” (HR. Muslim).

Kedua, tinjaulah makanan kalian, pastikan kehalalannya. Sampai kalian masuk pada bulan Ramadhan dengan makanan yang halal. Karena makanan yang halal salah satu sebab diampuni dosa, dimudahkan untuk melakukan ketaatan kepada Allah. Tidak layak bagi kaum muslimin yang puasa, tapi berbuka dengan makanan haram.

Ketiga, latihlah diri kalian dengan puasa dari sekarang (masih tersisa beberapa hari lagi) meskipun hanya dengan puasa Senin-Kamis.

Keempat, biasakan hati kalian dari sekarang untuk bisa melakukan qiyamul lail 11 rakaat meskipun dengan baca surat-surat pendek.

Kelima, biasakan mulai dari sekarang untuk rajin sedekah meskipun dengan 1 junaih (700 rupiah), agar malaikat selalu mendoakanmu:

اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا

“Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq,” (HR. Muttafaq ‘Alaihi).

Keenam, jagalah lisan dari segala bentuk celaan, ghibah, sehingga terbiasa tatkala bulan Ramadhan dengan lisan yang bersih dari umpatan.

Ketujuh, bacalah Al-Quran, jangan meninggalkan Al-Quran. Bacalah 1 juz dari sekarang, jangan nunggu Ramadhan saja rajinnya.

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

“Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan,” (QS. Al-Furqon: 30 ).

Kedelapan, sambunglah silaturahim mulai dari sekarang meskipun dengan hanya menelpon saudaramu.

Kesembilan, jagalah pandangan kalian terhadap wanita atau dari tontonan haram, jangan pandang manusia dengan pandangan syahwat, kedengkian atau menganggapnya remeh/mengolok-oloknya.

Kesepuluh, ada tiga amalan yang tidak ada selain di bulan Ramadhan, yakni puasa Ramadhan, Qiyam Ramadhan, dan Lailatul Qodr. Jangan sibuk dengan sinetron, semua film yang diputar pada bulan Ramadhan akan diulang, tapi perkara tiga tadi tidak bisa diulang kecuali kalian masih hidup pada Ramadhan depannya.

Semoga kita menjadi golongan yang beruntung untuk dapat meraup ampunan sebanyak-banyaknya dari Allah Ta’ala. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here