10 Gaya Hidup Cegah Risiko Kanker

449
10 gaya hidup mencegah risiko kanker (Foto: Zarie)

Muslim Obsession – Penelitian di Amerika mengatakan bahwa sekitar satu dari tiga orang punya potensi mengembangkan sel kanker selama masa hidupnya. Mereka menyebut, ada sekitar 1,7 juta kasus kanker baru didiagnosis pada 2018 di AS. Sedangkan sekitar 609.640 orang Amerika diperkirakan meninggal dunia akibat penyakit ini.

Meskipun statistiknya serius, para peneliti membuat kemajuan luar biasa dalam mendiagnosis dan mengobati kanker. Satu hal yang mereka temukan bahwa di antara sepertiga hingga setengah kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup.

Demikian pula statistik terbaru dari Cancer Research UK menemukan bahwa hampir empat dari 10 kanker di Inggris dapat dicegah, dan sebagian besar melalui perubahan gaya hidup. Penelitian juga menemukan bahwa tidak semua orang sadar akan hubungan antara kanker dan gaya hidup sehari-hari.

Misalnya, menurut Cancer Research UK, yang dilansir mnn.com, Jumat (3/8/2018) lima belas dari dua puluh orang, tidak tahu bahwa obesitas dapat dikaitkan dengan kanker, dan 18 dari 20 orang tidak menyadari hubungan antara alkohol dengan kanker.

Setidaknya, ada 10 gaya hidup yang dapat Anda terapkan untuk mencegah penyakit mengerikan di dunia ini:

Jangan Merokok

Penggunaan tembakau adalah salah satu penyebab utama kanker, termasuk kanker paru-paru, laring, mulut, kerongkongan, tenggorokan, kandung kemih, ginjal, hati, perut, pankreas, usus besar dan rektum, serta leher rahim. 

Bahkan jika Anda tidak menggunakan tembakau, paparan asap rokok orang lain dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. National Cancer Institute menegaskan bahwa tidak ada tingkat penggunaan tembakau yang aman.

Orang yang berhenti merokok, tanpa memandang usia mereka, mengalami peningkatan harapan hidup yang signifikan dibandingkan dengan orang yang tetap merokok.

Konsumsi Makanan Sehat

Harvard Medical School mengatakan bahwa memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian baik untuk kesehatan. Disarankan juga untuk mengurangi daging merah dan lemak jenuh, yang terkait dengan peningkatan risiko kanker usus dan prostat.

Batasi makanan yang digiling, makanan yang digoreng dan daging olahan, seperti hot dog, bacon, sosis, dan beberapa daging deli. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker menemukan bahwa makan daging olahan dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu.

Sebaliknya, makan banyak buah, sayuran, dan gandum utuh. Sebuah studi Harvard 2018 menunjukkan bahwa wanita yang makan setidaknya 5,5 cangkir buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang hanya makan 2,5 cangkir. Beberapa penelitian besar juga menemukan bahwa diet serat tinggi diyakini dapat membantu melindungi risiko kanker kolorektal.

Makan Malam Tepat Waktu

Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa orang yang makan malam setelah jam 10 malam atau kurang dari 2 jam sebelum mereka tidur memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena kanker payudara atau prostat.

Penelitian ini mensurvei 621 orang di Spanyol dan menemukan bahwa orang yang secara teratur makan malam sebelum jam 9 malam atau beberapa jam sebelum tidur, memiliki risiko 26 persen lebih rendah terkena kanker prostat dan risiko 16 persen lebih rendah untuk kanker payudara.

“Kanker payudara dan prostat adalah dua kanker yang paling erat terkait dengan kerja shift malam dan gangguan sirkadian,” kata Manolis Kogevinas, seorang profesor penelitian di Institut Kesehatan Global Barcelona.

Jaga Berat Badan Ideal

Pertahankan berat badan yang sehat dan ideal. Sebab, jika Anda mengalami obesitas, kemungkinan tubuh Anda mengembangkan beberapa jenis kanker yang jauh lebih tinggi. Di antaranya risiko terkena kanker payudara, hati, ginjal, pankreas, dan kolorektal.

Seperti yang ditunjukkan WebMD, orang-orang yang kelebihan lemak di daerah pinggang mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker daripada orang-orang yang kelebihan lemak di pinggul atau paha. Rencana penurunan berat badan terbaik yang bisa Anda lakukan ialah makan sehat dan olahraga.

Tetap Aktif

Berusaha untuk tetap aktif sangat baik untuk mengurangi risiko beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar, payudara, prostat dan endometrium. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, untuk manfaat kesehatan yang ideal, orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit seminggu latihan intensitas sedang, atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik intensitas tinggi. Tidak perlu terburu-buru, mulailah dengan membiasakan diri berjalan kaki. 

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Lindungi diri Anda dari sinar matahari langsung, terutama di siang yang terik. Karena, kanker kulit sangat umum dan kebanyakan dapat dicegah, dengan tetap terlindung dari sinar matahari. Terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.

Ketika Anda berada di luar, tutupi kulit Anda dengan pakaian pelindung seperti lengan panjang, celana panjang, kacamata hitam atau topi bertepi lebar. Gunakan tabir surya berspektrum luas dari SPF 30 atau lebih tinggi, bahkan pada hari-hari ketika cuaca berawan. Hindari tanning booths dan sunlamps, yang juga memancarkan radiasi UV dan dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Tidak Mengkonsumsi Alkohol

Selain diharamkan oleh Agama, meminum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, laring, hati dan payudara. Bahkan semua jenis alkohol (anggur, bir dan minuman keras) terbukti meningkatkan risiko kanker. Sedangkan orang yang terbiasa minum alkohol dan merokok sekaligus, memiliki risiko lebih besar terkena kanker tertentu.

Jauhi Seks Bebas

Seks bebas amat berpotensi menyebabkan risiko kanker serviks pada wanita, dan beberapa kanker lainnya. Menurut The Mayo Clinic orang yang mengidap HIV atau AIDS akibat melakukan seks bebas, memiliki risiko kanker anus, hati, dan paru-paru yang lebih tinggi.

Waspada Paparan Racun di Lingkungan

Ada beberapa bahan kimia dan racun di lingkungan yang tidak sehat yang dapat meningkatkan peluang Anda terkena kanker. Di antaranya asbes, benzena, radon dan air minum yang tidak aman dari sumber-sumber industri yang tercemar oleh pestisida.

Cek Kesehatan Secara Rutin

Dapatkan pemeriksaan rutin dari dokter yang Anda percaya secara teratur. Untuk memastikan Anda mendapatkan pemeriksaan kanker yang direkomendasikan, seperti mammogram untuk kanker payudara dan kolonoskopi untuk kanker usus besar. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here