1.203 Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi dan Tsunami Palu-Donggala

570
ACT - Palu
Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan bagi korban gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala.

Jakarta, Muslim Obsession – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah hingga Ahad malam (30/9/2018), mencapai 1.203 orang. Menurut data tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), korban tersebar di sejumlah titik.

“Jumlah korban terbesar terdapat di Kelurahan Petobo yang rata oleh terjangan tsunami,” kata Vice President ACT Insan Nurrohman, Senin (1/10/2018).

ACT mencatat, Kelurahan Petobo terdapat korban sebanyak 700 orang, RS Wirabuana 10 orang, RS Undata 201 orang, Masjid Raya 50 orang, RS Bhayangkara 161 orang, Kecamatan Tawaeli 35 orang, Kelurahan Kayumalue Pajeko dua orang, Kelurahan Kawatuna lima orang, Pos Pol PP tujuh orang, RS Madani 32 orang.

Insan menjelaskan, ACT berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pendataan korban gempa dan tsunami. Jumlah orang hilang sebanyak 46 orang, termasuk 61 warga negara asing.

ACT juga mencatat korban luka berat sebanyak 540 orang yang tersebar di beberapa titik, yaitu RS Woodward Palu sebanyak 28 orang, RS Budi Agung Palu 114 orang, RS Samaritan Palu 54 orang, RS Undata Mamboro Palu 160 orang, dan RS Wirabuana 184 orang.

Adapun jumlah pengungsi di Kota Palu hingga Ahad (30/9) pukul 20.00 WIB diperkirakan sebanyak 16.732 jiwa yang tersebar di 123 titik.

Pengungsian dengan wilayah terdampak Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.

Pendataan dan pelaporan dampak gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala tidak dapat dilakukan dengan cepat karena komunikasi lumpuh akibat listrik padam. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here