Minum Air Es Berbahaya? Ini 8 Mitos dan Fakta yang Harus Kamu Tahu!

71

Muslim Obsession – Minum air es di tengah teriknya matahari ialah pilihan favorit bagi kebanyakan orang. Untuk melepaskan dahaga, air es kerap dicari-cari. Namun, benarkah minum air es bisa membahayakan kesehatan?

Dikutip dari Halo Sehat, Ahad (5/8/2018) ternyata ada beberapa bahaya air es bagi kesehatan tubuh yang masih menjadi polemik. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut:

Memperlambat pencernaan

Dalam konsep kedokteran, pencernaan adalah suatu proses yang membutuhkan suhu panas. Maka, untuk memperkuat proses pencernaan, dibutuhkan makanan hangat, makanan yang dimasak, atau minuman hangat. Masuknya air es yang cenderung dingin akan memadamkan proses panas yang sebenarnya dibutuhkan tubuh. Dampaknya, bila kita minum air dingin/es, atau memakan bahan makanan apa pun yang lebih rendah dari pada suhu tubuh dan suhu kamar, akan menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh.

Sedangkan dalam konsep kedokteran timur mengatakan bahwa air es (suhu dingin) akan mengalami proses penghangatan secara alami oleh tubuh. Sehingga suhu air es bisa menyesuaikan dengan suhu tubuh kita. Penghangatan akan dilakukan saat air es masuk ke rongga mulut, kerongkongan dan masuk ke lambung. Suhu air es juga akan dinetralisir dalam proses ini. Lebih lanjut, untuk melancarkan pencernaan kita membutuhkan makanan kaya serat yang baik untuk tubuh.

Mempersempit Usus

Kebiasaan meminum air es/dingin akan menyebabkan dinding usus menyempit. Proses penghancuran dan penyerapan makanan dalam usus terganggu. Suhu es/dingin diyakini bisa menyebabkan pembekuan partikel-partikel makanan yang berminyak yang telah kita konsumsi. Akan terjadi penumpukan lemak di bagian saluran usus sehingga terjadi penyempitan usus. Akibatnya akan memperlambat dan mengganggu proses pencernaan.

Bikin Perut Buncit

Pada saat proses penghangatan, air es juga akan dihangatkan oleh bantalan lemak-lemak yang ada di perut. Bila minum air dingin sering dilakukan (bahkan menjadi kebiasaan) maka akan dibutuhkan bantalan lemak yang semakin banyak. Bantalan lemak didapatkan dari asupan makanan yang kita makan sehari-hari yang akan tertimbun dalam perut. Tenang, hal ini tidak akan terjadi bila diimbangi dengan olahraga yang cukup. Perlu kamu tahu, perut buncit juga bisa disebabkan oleh minuman bersoda dan keseringan makan mie instan.

Membuat Perut Kembung

Air es/dingin akan membuat suhu tubuh menyesuaikan (atau sebaliknya) dengan makanan yang masuk. Meminum es akan mengubah irama kerja organ di dalam perut. Selaput lendir di lambung akan kontraksi (mengerut). Efek lanjutnya perut otot terasa kram atau kejang. Enzim dan cairan lambung akan bereaksi terhadap suhu dingin tersebut. Akibatnya, timbul gas dalam perut yang bisa membuat perut kembung (begah).

Tidak Baik Diminum Sehabis Olahraga

Saat kita berolahraga, maka otot akan tegang, suhu tubuh akan lebih panas dari suhu normal, sementara dalam tubuh sedang terjadi proses pembakaran lemak. Ketika air dingin/es masuk maka akan terjadi perubahan suhu tubuh secara tiba-tiba yang berakibat terganggunya proses metabolisme tubuh.

Hal ini akan menyebabkan pembuluh darah menyempit, dan aliran darah tidak lancar, bahkan akan terjadi pengejangan pada otot tubuh sehingga terjadi kram atau kejang perut. Bila hal ini terjadi pada  otot jantung maka akan berakibat proses pemompaan darah dan sirkuasi darah tergangggu. Tapi nyatanya menurut sejumlah dokter, minum air dingin (secukupnya) setelah berolahraga masih diperbolehkan. Karena air es/dingin akan membantu dalam proses mendinginkan suhu tubuh.

Akibatkan Pusing

Banyak orang menyangka pusing hanya disebabkan akibat kurang darah, namun tidak banyak yang tahu bahwa hal tersebut dapat diakibatkan karena minum air es. Ketika metabolisme tubuh terganggu, sistem syaraf pusat pun tidak siap menerima respon perubahan suhu dalam waktu cepat.

Organ-organ tubuh yang sedang membutuhkan oksigen dan zat penting lainnya secara cepat berkurang suplainya. Otak tidak mampu beradaptasi dengan cepat. Akibatnya kita akan merasa pusing, suplai darah ke otak berkurang. Hati-hati pada penderita hypertensi (darah tinggi) atau hypotensi (darah rendah).

Rasa Haus Berlebih

Ketika kita minum air es/dingin, rasa haus akan lebih terasa lagi. Ini fakta, karena minum air dingin berlebih bisa menimbulkan ketidakseimbangan tubuh. Hal ini terjadi karena air dingin akan menyebabkan  tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Rasa haus adalah indikator bahwa tubuh kita kekurangan cairan yang harus segera kita penuhi, yaitu dengan cara menggantinya dengan minum air suhu kamar biasa. Apalagi sehabis olahraga tubuh kita kekurangan cairan, maka disarankan untuk memenuhinya dengan minum air secukupnya agar cairan tubuh kembali normal.

Pembekuan Otak

Pendinginan secara mendadak pada tubuh bisa menyebabkan fungsi fisiologis terganggu. Biasanya kita akan pusing atau migrain. Studi tentang pembekuan otak dilakukan untuk melihat efek saat seseorang minum air es/dingin. Sejumlah orang diminta minum es dengan sedotan hingga mengenai dinding langit-langit mulut mereka. Aliran darah yang menuju otak kemudian dimonitor. Ternyata terjadi peningkatan aliran darah menuju otak. Inilah yang memicu rasa pusing sesaat atau pembekuan otak.

Studi dari Harvard Medical School sebagaimana dikutip CBSnews mendapatkan kesimpulan bahwa otak sangat sensitif terhadap suhu, sehingga diperlukan obat-obat vasodilatasi agar darah hangat mengalir dalam jaringan, untuk memastikan otak tetap dalam kondisi hangat.

Namun demikian, para dokter lebih menyarankan minum air pada suhu kamar. Hal ini akan jauh lebih baik daripada minum air es, terutama setelah kita makan. Karena tubuh akan mengeluarkan energi ekstra untuk memanaskan air es dengan menggunakan suhu tubuh. Meski memiliki risiko membahayakan bagi tubuh, namun minum air es/dingin juga ada manfaatnya. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here