Maybank Islamic Sabet Penghargaan ‘Bank of The Year’ 2018 se-Asia Pasifik

58
Maybank Islamic (Foto: Istimewa)

Kuala Lumpur, Muslim Obsession – Maybank Islamic Berhad, bank Islam dengan aset terbesar di Malaysia, memenangkan kategori “Bank of The Year” 2018 di Asia Pasifik, Selasa (3/7/2018).

Mengutip publikasi yang berbasis di London, The Banker, mengatakan panel juri terkesan oleh dorongan bank untuk mengembangkan produk dan layanan baru. Serta komitmennya untuk inovasi keuangan Islam dan ekspansi regional yang berkelanjutan.

Maybank Islamic juga telah menerima pengakuan dan penghargaan dalam kategori penghargaan negara untuk Malaysia.

“Prestasi ini digarisbawahi oleh beberapa angka kinerja yang mengesankan selama periode peninjauan 2017. Laba bersih melonjak 29%, sementara total aset syariah dan Tier 1 meningkat masing-masing 11% dan 12%,” katanya dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir situs berita Malaysia, Selasa (3/7/2018).

Kepala Eksekutif Maybank Islamic Datuk Mohamed Rafique Merican mengatakan, penghargaan tersebut adalah kesaksian dari komitmen dan kemampuan bank untuk secara efektif memanfaatkan posisinya sebagai bank Islam terkemuka di wilayah tersebut. Hal ini menurutnya, guna memberikan nilai kepada pelanggan dan komunitas di seluruh wilayah dan sekitarnya.

“Aspirasi kami menuju 2020 adalah menjadi lembaga keuangan Islam terkemuka, yang akan diukur berdasarkan keuangan kami, kehadiran global kami, pengembangan produk dan inovasi kami dan melalui Pusat Keunggulan kami,” katanya.

Untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2017, laba bersih Maybank Islamic naik 29,9% menjadi RM1,74 miliar.

Maybank mengaku bahwa hakim juga mencatat laba atas ekuitas Maybank Islamic yang melonjak hingga 20%, naik dari 16% pada tahun 2016. Disertai dengan penurunan marginal dalam rasio biaya-pendapatan, yang turun menjadi 35% dari 36%, dan relatif rasio pembiayaan bermasalah yang stabil sebesar 0,8%.

Kecepatan pertumbuhan bank yang stabil di Singapura dan Indonesia juga berkontribusi pada pengakuannya sebagai yang terbaik di Asia Pasifik.

Unit Singapura dan Indonesia melihat mereka secara kolektif berkontribusi 6,7% terhadap total aset syariah grup pada akhir tahun 2017. Di Singapura sendiri, total pembiayaan tumbuh sebesar 12% per tahun. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here