Malta Luncurkan Asosiasi Keuangan Islam di Eropa

39
Sheikh Bilal Khan MBA (@strictlybilal) (Foto: Istimewa)

Valletta, Muslim Obsession – Dalam upaya untuk menarik bisnis dari perusahaan-perusahaan Timur Tengah, pemerintah Malta telah membentuk badan nasional untuk membantu mendorong pengembangan keuangan syariah, khususnya di wilayah Eropa.

Peresmian tersebut sejalan dengan rencana lebih lanjut untuk undang-undang yang memfasilitasi sektor ini karena negara Mediterania bertujuan untuk memposisikan diri sebagai pusat bagi perusahaan keuangan Islam.

“Asosiasi Keuangan Islam Malta akan membantu mengkoordinasikan upaya-upaya lintas lembaga nasional, regulator dan badan pengaturan standar lainnya. Sebagai pemerintah, kami akan melihat penyusunan amandemen undang-undang kami yang akan memungkinkan lembaga keuangan Islam ini untuk mendapatkan manfaat dari hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara anggota timur tenggah, di antara peluang lainnya, jelas Silvio Schembri, sekretaris parlemen untuk layanan keuangan, ekonomi digital dan inovasi, seperti dilansir About Islam, Senin, (2/7/2018).

Selain itu, keuangan Islam di Malta juga mulai menarik perusahaan non-Muslim dan sektor ekonomi di negara-negara non-Muslim. Saat ini, keuangan Islam diperkirakan total lebih dari USD 2 triliun aset global dan ditawarkan di berbagai pasar di seluruh 66 negara Dunia Islam di Asia, Afrika, dan Eropa.

Regulator keuangan Malta juga mengeluarkan catatan panduan tentang dana investasi Islam pada tahun 2011, negara anggota Uni Eropa pertama yang melakukannya.

Sebagai informasi, agama Islam pertama kali diperkenalkan ke Malta pada abad ke-8 selama era Aghlabid. Menurut survei tahun 2016 yang dilakukan oleh ‘MaltaToday Easter’, umat Muslim saat ini ada sekitar 2,6% dari total penduduk Malta. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here