Mahasiswa Asal Indonesia Rancang “Halal Travel” di Taipei 

102
Pelajar di Beitou Thermal Valley di Taipei (Foto: Asosiasi Mahasiswa Muslim Internasional di Universitas Sains dan Teknologi Taiwan). 

Taipei, Muslim Obsession – Asosiasi pelajar Muslim di Universitas Sains dan Teknologi Taiwan Nasional bekerja sama dengan otoritas pariwisata Taipei, untuk merancang pariwisata halal atau ramah Muslim di Taipei.

Novi Irmania, seorang mahasiswa asal Indonesia sekaligus sekretaris Asosiasi Mahasiswa Muslim Internasional, berharap dapat meninjau sektor pariwisata di Taipei. Sehingga wisatawan Muslim dapat menikmati lingkungan yang nyaman, serta hal-hal yang mendukung kebutuhan Muslim.

Misalnya, kata Novi, satu saran tempat pariwisata di Taipei adalah Taman Hutan Da’an.

“Bagi orang Taiwan itu mungkin hanya sebuah taman, tetapi bagi kami itu adalah tempat yang sangat baik untuk menyatu dengan alam dan merasakan kebesaran Allah,” kata Novi, yang juga menekankan bahwa jarak masjid Taipei sangat dekat dari taman itu.

Novi mengaku dirinya menemukan taman dan tempat yang bagus untuk menemukan kedamaian batin dan merekomendasikannya bagi mereka yang tidak keberatan berdoa di luar rumah.

Bersama dengan lima mitra dari asosiasi dan pejabat pariwisata Taipei, Novi telah merancang empat pariwisata ramah Muslim di Taipei. Yakni Distrik Beitou, termasuk mata air panas, gedung hijau perpustakaan umum Beitou dan Taman Nasional Yangmingshan.

Mahasiswi yang datang ke Taiwan empat tahun lalu untuk mengejar gelar master dan PhD ini, menunjukkan bahwa budaya sumber air panas bagi orang Indonesia sangat berbeda dari orang-orang di Taiwan atau Jepang. Karena umat Islam harus mengenakan pakaian renang khusus di mata air panas umum, meskipun dengan sesama perempuan.

Namun, ia menjelaskan bahwa ada sumber air panas pribadi, beberapa di antaranya bersertifikat halal. Sehingga pengunjung Muslim juga dapat menikmati kesenangan.

Chueh Yu-ling, kepala bagian dari Departemen Informasi dan Pariwisata Taipei, mengatakan bahwa ini adalah upaya pertama kota untuk menjangkau wisatawan Muslim melalui kampanye yang berorientasi pada pelajar.

“Kami berharap dapat melihat Taipei melalui mata mereka dan akan bekerja sama dalam temuan mereka di jejaring sosial,” kata Chueh, seperti dikutip dari Focus Taiwan, Rabu (30/5/2018).

Chueh menambahkan bahwa waktu yang sangat ideal untuk menarik wisatawan Muslim adalah saat perayaan Idul Fitri mendatang. Maka dari itu, akan ada lebih banyak kampanye pariwisata halal dalam waktu dekat. Dia juga akan mengundang organisasi mahasiswa Muslim lainnya di Taipei untuk bergabung dalam upaya tersebut. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here