Hobi Fitness? Ini Risiko Olahraga Berat Saat Berpuasa

90
Panduan fitness selama Ramadhan (Photo: Ilustrasi/Alabawaba)

Muslim Obsession – Para ahli kebugaran memperingatkan bahaya latihan berat atau fitness saat berpuasa Ramadhan.

Jadi, jika Anda termasuk penggemar fitness, sebaiknya menghindari latihan berintensitas tinggi dan angkat beban berat sebelum berbuka puasa. Karena pada saat Itu, tubuh dalam keadaan dehidrasi dan dapat meningkatkan risiko cedera.

Menurut pelatih fitness di Bahrain, Diana Taljebbini, jeda waktu olahraga berat setelah berbuka puasa ialah tergantung asupan makanan mereka saat berbuka.

“Semakin ringan jumlah makanan, maka semakin cepat jeda waktu seseorang untuk memulai latihan mereka di gym,” kata Taljebbini, yang juga pelatih Sphinx Ladies Gym dari Hungaria.

Setidaknya, menurut Taljebbini, berikan rentang waktu tiga jam setelah berbuka puasa, sebelum memulai latihan.

“Namun, bagi mereka yang tidak makan makanan berat, dapat memulai latihan mereka satu jam hingga 90 menit setelah makan,” imbuhnya.

Banyak orang mungkin berpikir, latihan berat saat berpuasa akan lebih banyak membakar lemak.

“Saya tidak merekomendasikan latihan berat saat berpuasa karena akan berdampak buruk bagi jantung dan kolesterol,” terangnya, seperti dilansir Daily News, Kamis (24/52018).

Tapi, bagi mereka yang bersikeras ingin berolahraga sebelum waktu berbuka puasa, Taljebbini merekomendasikan latihan ringan.

“Jika Anda benar-benar ingin melakukan latihan saat berpuasa, saya sarankan berjalan-jalan, peregangan atau latihan pilates 30 hingga 45 menit sebelum berbuka,” katanya.

Sementara itu, Taljebbini juga mendorong para penggemar fitness untuk tetap meningkatkan asupan air dan protein rendah sodium. Serta mengkonsumsi buah dan sayuran, untuk mengurangi risiko dehidrasi. Selain itu, dia menekankan pentingnya menghindari makanan asin.

Setelah melakukan latihan, disarankan untuk meningkatkan asupan protein dan karbohidrat. Juga memastikan makanan mereka mengandung banyak kalori.

Di antara mereka yang tetap bugar selama Ramadhan ialah penggemar fitness Fatima Ebrahim. Dia tetap menyempatkan diri untuk latihan, empat hingga lima kali dalam seminggu.

Dia memberi penekanan pada latihan kardio selama Ramadhan, terutama untuk membakar kalori yang dia konsumsi di malam hari.

“Saya melakukan lebih banyak kardio selama Ramadhan untuk membakar semua kalori yang saya makan,” tutur gadis berusia 24 tahun itu.

Ia biasanya melakukan latihan sekitar dua jam setelah berbuka, untuk memastikan tubuhnya memiliki energi yang cukup. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here